Senin, 28 Februari 2011

Surat Cinta untuk Rasulullah

Kepada Rasulullah Saw.

Assalamu’alaikum ya Rasullullah,

Sebelum diriku mulai berbicara, sudah tergambar di pikiran ini.
Betapa bahagianya dirimu di sisi Allah.
Betapa bertuahnya dirimu menjadi pilihanNya.
Betapa beruntungnya dirimu ditabalkan menjadi utusanNya.
Dikaulah penghulu sekalian Nabi, pembawa rahmat buat sekalian alam.

Ya Rasulullah…
Di kesempatan ini, aku ingin kabarkan padamu. Aku rindu padamu ya Rasulullah. Aku dambakan pertemuan denganmu ya Rasulullah. Seringkali aku bertanya pada diri ini. Pada hayatku ini, aku belum sempat bertemu denganmu ya Rasulullah. Terpilihkah diriku ini untuk bertemu denganmu di akhirat sana? Ingin sekali kutatap wajah indahmu. Kutadahkan tangan ini memohon pada Illahi, agar aku dapat dipertemukan denganmu.
Ya Rasulullah, walaupun hanya sekedar menatap pusaranmu, itu sudahlah cukup bagiku. Tapi berpeluangkah diri ini?

Ya Rasulullah…
Walaupun kita tidak pernah bersua, sirahmu menjadi pedoman hidupku. Engkaulah qudwahku. Betapa hebatnya perjuanganmu. Betapa tabahnya dirimu menerima tarbiah dari Tuhan. Malu untuk diri ini berkata-kata.
           
Ya Rasulullah…
Diri ini pernah berjanji untuk mengamalkan sunnahmu. Diri ini juga pernah berjanji untuk menyambung rantai perjuanganmu. Namun,seringkali aku rebah dalam berjuang. Seringkali diri ini terasa lemah. Penat dan letih ya Rasulullah. Kaki ini telah gagal untuk terus melangkah. Aku gagal,ya Rasulullah.

Disaat diriku mendambakan dirimu bersamaku. Ingin aku adukan padamu kepedihan yang aku rasa. Ingin aku adukan kesakitan yang aku derita. Ingin aku adukan segala-galanya ya Rasulullah. Malu diri ini untuk berhadapan denganmu. Aku malu dengan pengakuanku. Namun itulah yang aku lalui. Kucoba menelusuri sirahmu, ya Rasulullah. Mencari-cari semangat juang yang engkau tinggalkan. Mengutip kembali segenggam tabah yang engkau wariskan. Tapi aku tetap gagal untuk bangun dari kejatuhanku.
Lalu kucoba lagi,ya Rasulullah. Ku usap butir jernih yang jatuh tanpa henti. Ku kutip sisa-sisa semangat yang masih berkaki. Aku akan terus mencoba,ya Rasulullah. Andai harta yang jadi taruhan, andai nyawa yang harus dikorbankan, akan aku buktikan. Demi meneruskan perjuangan ini, aku sanggup ya Rasulku.

Ya Rasulullah…
Walaupun kita tidak pernah bersua, sirahmu menjadi pedoman hidupku. Engkaulah qudwahku. Betapa hebat perjuanganmu. Betapa tabahnya dirimu menerima tarbiah dari Tuhan. Malu diri ini untuk berkata-kata.

Ya Rasulullah…
Seandainya aku yang tinggal di zaman yang kurang baik ini dapat bertemu denganmu, yang hidup di zaman keemasan Islam, aku akan sangat bersyukur. Aku ingin melihat sifat-sifat yang terpatri dalam dirimu, yang bijak dan banyak dibicarakan oleh sahabatmu. Kejujuran yang benar – benar nyata adanya. Kebaikan hatimu, serta seluruh  sifat-sifat baikmu yang tak bisa kutemukan di zaman sekarang.
Seluruh sahabat – sahabatmu bahkan mengambil air bekas wudhumu. Mengambil  rambut bekas rukukmu. Itu semua dilakukan karena mereka tahu betapa besar segala berkah yang ada pada dirimu. Bahkan disana, seperti apapun keadannya, engkau selalu berbuat bijak.
Musuh yang selalu melemparkan kotoran padamu, saat engkau keluar rumah, kau hadapi dengan sabar. Bahkan engkau datang yang pertama kali untuk menjenguk orang itu saat ia sakit.
Ya Rasulullah…
Alangkah bahagianya bila aku bisa bertemu denganmu. Berjumpa dengan manusia pilihan sepertimu. Aku kerap kali berandai – andai atau berkhayal bila nanti aku dilahirkan kembali, aku sangat berharap bisa dilahirkan pada zamanmu.
Ya, Rasulullah…
Aku ini merasakan kelembutan tanganmu.
Kejernihan jiwamu.
Kepedulian dirimu pada seluruh umat.
Segala yang ada dalam dirimu akan selalu menjadi yang terbaik bagiku.
Ya Rasulullah…
Mungkin hanya kaulah satu-satunya pemimpin yang pada malam hari menjaga umat-umatmu. Sedangkan umatmu tengah tertidur pulas di kasur raja-raja. Perbuatanmu itu mencerminkan betapa pedulinya engkau pada umatmu. Tidak  itu saja. Engkau bahkan rela tidak makan berhari-hari demi kemaslahatan umatmu. Semua harta bendamu diberikan kepada yang lebih berhak. Bahkan bila engkau punya sepotong roti saja untuk mengganjal perutmu, dan jika ada pengemis yang datang meminta, engkau pasti memberikannya dengan ikhlas. Jika engkau tak mempunyai makanan, engkau berpuasa terus menerus.
Sungguh mulia dirimu ya Rasulullah.
Berabad-abad sudah berlalu
namun namamu masih melekat di hatiku
tak pernah aku bertemu atau berjumpa denganmu
tak pernah aku melihat langsung dakwahmu
namun sinar cahaya itu mampu menebus jaman dan ruang
menembus perbedaan di antara seluruh umat manusia
cahaya itu tak pernah redup sampai akhir zaman
Rasulullah SAW , begitu agung namamu
bergetar hati ini , menangis , rindu bertemu dengan mu
rindu pada suri tauladan yang kau berikan
rindu pada kesederhanaan dan kepedulianmu
rindu pada kedamaian yang kau ciptakan
Rasulullah SAW , rindu pada kepemimpinanmu
Cinta dan kasih sayang mu tiada tara
Rahmatan Lil Alamin , memang itulah dirimu
Umatmu sekarang banyak yang sudah menjauhi suri tauladanmu
banyak yang sudah berubah dari koridor garis awal
pun saya merasa demikian
Rasulullah SAW , aku rindu padamu
kami rindu padamu
Rasulullah Nabi Muhammad SAW
Aku yakin sinar yang kau bawa tak kan pernah padam
Allahumma Solli Ala Muhammad
semoga shalawat itu akan tetap berdengung
hingga akhir masa nanti.
Wahai Rasul Penghulu Sekalian Nabi,
Maafkan aku, maafkanlah aku.
Di akhir qalamku ini.
Sekali lagi ingin aku lafazkan.“ Aku merindukanmu, ya Rasulullah..”



Minggu, 27 Februari 2011

Sampai saat ini masih banyak mysteri yang belum terungkap dari pikiran kita. Para ahli memang bisa menjelaskan fenomena-fenomena aneh dari pikiran kita tapi masih belum tahu dari mana asal semua itu. Mungkin kalian pernah mengalami beberapa fenomena di bawah ini.

http://3.bp.blogspot.com/_THZ5t5e5Fow/TFKBaXI9pbI/AAAAAAAAA8A/q1Aqr5s-sto/s1600/Brain.gif
1. Déjà Vu
Déjà Vu adalah perasaan ketika kita yakin pernah mengalami atau menyaksikan suatu kejadian sebelumnya, kamu merasa peristiwa itu sudah pernah terjadi dan berulang lagi. Hal ini diikuti dengan perasaan familiar yang kuat, takut dan merasa aneh. Kadang “kejadian sebelumnya” itu dikaitkan dengan mimpi, tapi kadang juga timbul perasaan yang mantap kalau kejadian tersebut benar-benar terjadi di masa lalu.

2. Déjà Vécu
Déjà Vécu adalah perasaan yang lebih kuat dari Déjà Vu. kalau Déjà Vu kita merasa sudah pernah melihat kejadian sebelumnya, tapi dalam Déjà Vécu kita akan mengetahui peristiwa tersebut jauh lebih detail, seperti mengingat bau dan suara-suara pada kejadian tersebut.

3. Déjà Visité
Déjà Visité adalah perasaan yang tidak biasa dimana kita merasa mengenal suatu tempat padahal sebelumnya kita tidak pernah mengunjugi tempat tersebut. Kalau Déjà vu berhubungan dengan peristiwa, sedangkan Déjà Visité berkaitan dengan tempat atau geografi. Nathaniel Hawthorne dalam bukunya yang berjudul “Our Old Home” bercerita saat dia mengunjungi reruntuhan sebuah kastil, tiba-tiba merasa kalau dia sudah sangat mengenal layout dari kastil yang baru pertama kali dia datangi itu. Belakangan dia sadar kalau bertahun-tahun sebelumnya dia pernah membaca puisi karangan Alexander Pope yang menggambarkan dengan detail kastil tersebut.

4. Déjà Senti
Déjà Senti adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Kejadiannya contohnya seperti ini : “Kamu merasa pernah mengatakan sesuatu, dipikiran kamu mengatakan, “Oh iya aku ngerti!” atau “Oh iya aku ingat!” tapi 1 atau 2 menit kemudian kamu akan sadar kalau kamu sebenarnya tidak pernah mengatakan apa-apa”.

5. Jamais Vu
Jamais Vu (tidak pernah melihat/mengalami) adalah kebalikan dari déjà vu. Jadi kamu tidak mengenal sebuah situasi padahal kamu yakin sekali kalau sebelumnya kamu pernah ada di situ. Bingung? Begini gampangnya: kamu mendadak tidak mengenal orang, kata-kata, atau tempat yang sebelumnya kamu tahu. Pada percobaan yang dilakukan Chris Moulin pada 92 orang yang disuruh menulis kata “pintu” 30 kali dalam waktu 60 detik ternyata 68 orang mengalami gejala Jamais Vu, yaitu merasa kalau “pintu” itu bahkan bukan merupakan sebuah kata. Ya Jamais Vu didiagnosis karena “kelelahan otak”.

6. Presque Vu
Presque Vu adalah perasaan yang kuat kalau kamu akan mengalami epiphany. Epiphany sangat jarang terjadi. Presque Vu artinya “hampir melihat” dan sensasinya bisa sangat membingungkan dan aneh.

7. L’esprit de l’Escalier
L’esprit de l’Escalier adalah saat kita merasa bisa melakukan sesuatu yang lebih baik pada sebuah situasi setelah peristiwa itu terjadi. Contohnya begini: Kamu seorang pemain sepak bola, saat tendangan penalti kamu menendang bola ke samping kiri dan ternyata berhasil diblok kiper. Tiba-tiba pikiran kamu mengatakan, “Ahh, aku sebenernya tadi sudah yakin kalau nendang ke kanan pasti gol!” Jadi L’esprit de l’Escalier adalah rasa penyesalan tidak melakukan tindakan yang berlawanan dari suatu peristiwa sebelumnya.

8. Capgras Delusion
Capgras Delusion adalah fenomena dimana kita merasa yakin kalau keluarga atau teman dekat kita sebenernya adalah orang lain yang wujudnya sama persis. Seperti cerita-cerita di film Alien dimana tubuh manusia diambil alih oleh makhluk luar angkasa agar bisa hidup berdampingan dengan manusia biasa. Khayalan ini biasa terjadi pada penderita schizophrenia atau kelainan mental lain.

9. Fregoli Delusion
Fregoli Delusion adalah fenomena otak yang sangat jarang terjadi. Orang yang mengalami Fregoli Delusion sangat percaya kalau beberapa orang yang dia kenal sebenarnya adalah satu orang yang melakukan berbagai penyamaran. Fregoli berasal dari nama aktor Italia “Leopoldo Fregoli” yang bisa melakukan merubah penampilan dengan cepat dalam pertunjukannya.

10. Prosopagnosia
Prosopagnosia adalah fenomena dimana seseorang kehilangan kemampuan untuk mengenal wajah orang atau benda lain yang seharusnya mereka kenal. Orang yang mengalami ini biasanya menggunakan indera lain untuk mengingat orang tersebut, seperti bau parfum, gaya bicara atau cara berjalan orang itu. Contoh yang paling terkenal dari kasus ini dipublikasikan oleh Michael Nyman dalam bukunya yang berjudul “The man who mistook his wife for a hat”.

Sabtu, 26 Februari 2011

cerpen (Cinta Itu Buta)


Izinkan aku
Untuk menjadi hujan selamanya
Karena aku
Bukanlah gerimis yang terputus
Izinkan aku
Untuk mencintaimu selamanya
Karena cintaku padamu
Tak akan pernah pupus
Mungkin cintaku memang buta
Tetapi mata hatiku terbuka

            Syair itu kutulis ketika Rizal pergi meninggalkanku dalam waktu yang tak bisa ditentukan. Cinta itu buta. Sehingga mengubah diriku yang tak percaya cinta sejati karena tuntutan optimisku sebagai dokter, menjadi pemuja cinta. Cintaku pada Rizal bukan cinta biasa. Aku yang berasal dari keturunan keluarga dokter yang cukup ternama di kota Jakarta, kini mencintai seorang pelayan café didaerah Kemang, Jakarta Selatan. Cintaku pada Rizal memang buta. Aku sama sekali tidak menilai materi yang ada pada dirinya. Mata hatiku yang meliriknya dengan cinta. Dia adalah lelaki gigih dan penuh semangat yang pernah kutemui.
            Selama delapan bulan aku menjalani hubungan yang berbeda kasta sangatlah sulit. Belum lagi jika rekananku yang sesama dokter mengetahui hal ini. Juga tuntutan dari keluargaku yang super perfeksionis. Ini sugguh membuatku gila. Baru kali ini aku jatuh cinta. Dan aku bisa merasakan kenyamanan ketika dekat dengan Rizal.
            “Dek Mayang, aku harap kita akan bertemu suatu saat nanti.” ucap Rizal sebelum meninggalkan kota Jakarta. Karena ia akan pergi ke Mesir untuk melanjutkan studinya.
            “Sungguh berat aku melepas kepergianmu Mas.” sambungku seraya menitikkan air mata.
            “Ini takkan berlangsung lama Dek, aku akan kembali ke Jakarta untuk melamarmu”. ungkapnya lagi menenangkanku.
            Orangtuaku sama sekali tidak percaya kalau Rizal pergi ke Mesir untuk melanjutkan studi. Mereka hanya akan percaya bila Rizal pergi sebagai TKI untuk menjadi budak.
***
            Aku mengantar Rizal hingga bandara Soekarno Hatta. Tatapan matanya sungguh meyakinkan aku bahwa ia akan segera kembali. Ya, dia akan kembali untuk melamarku. Matanya berbinar. Aku tak kuasa menahan diri untuk menangis. Tapi akhirnya ia pun melangkah menjauh dariku dengan menebar senyum perpisahan untukku. Dengan membawa kopor yang tak terlalu besar, ia pun menuju ke pesawat yang akan dinaikinya. Aku menghibur diriku sendiri. Aku harus cepat menyelesaikan stase ku saat coas[1]. Rizal akan membuktikan pada orangtuaku kalau dia bukan seperti yang mereka kira.
            Hari demi hari kulewati dengan hati yang miris. Ejekan mamaku yang sengaja membuatku jengkel hamper setiap hari kutelan dengan ikhlas. Rizal selalu terbayang dibenakku. Saat praktikum laboratorium, sampai pada jam-jam aku membawakan narasi pendek mengenai bedah minor di ruang coas. Beberapa mata menatapku keheranan. Salah seorang sahabatku Meita memegang bahuku dan memberikan tisu ketika aku menangis.  
            “Sabar Mayang, aku paham isi hatimu, kita lanjutkan saja narasi ini nanti ya kalau kamu sudah tenang.” ungkap Meita padaku.
            “Thanks ya Mei.” jawabku singkat.
             Meita adalah satu – satunya orang yang mendukung hubunganku dengan Rizal. Karena kali pertama aku bertemu Rizal ketika aku dan Meita makan siang disebuah café di Kemang. Selain itu dia juga sahabat terbaikku sejak semester pertama.
            Diruang coas ramai sekali. Kebanyakan dari temanku mengerjakan laporan bedah minor. Bedah minor adalah mata kuliah favoritku. Spesialis bedah syaraf adalah tujuan perjalananku setelah mencapai gelar dokter umum. Sedangkan sahabatku Meita, dia ingin menjadi dokter kandungan.
            Waktu menunjukkan pukul 22:00 wib. Ini menandakan aku harus menyelesaikan waktu dinasku. Aku, Meita dan dokter muda lainnya bergegas meninggalkan ruang coas. Kami akan pulang.
            “Mayang, jaga kesehatanmu ya, jujur aku kuatir.” kata Meita padaku dengan wajah lesunya.
            “Oke Mei, kuharap besok kita bisa datang lebih awal ya, dokter Rudi yang akan membimbing kita, kau tahu kan beliau sangat disiplin. Aku janji, sampai besok aku baik – baik saja.” jawabku meyakinkan Meita.
Sesampainya dirumah, kupikir semua sudah tertidur, ternyata aku salah. Mamaku masih terjaga dimeja kerjanya. Matanya yang besar berkacamata memandangku dengan tajam. Sedangkan jemarinya masih saja memijit tombol laptop. Tanpa ragu, kusapa mamaku.
            “Ma, belum tidur?”
            “Mama menunggu kamu sayang.”
            “Papa belum pulang ya Ma?”
            “Papamu sedang ada operasi katerisasi jantung di Rumah sakit Harapan Kita.”
            “Ohh.”
            “Bagaimana tadi coas mu?”
            “Lancar saja Alhamdulillah.”
            “Syukurlah kalau begitu. Bagaimana dengan pelayan kampung itu? Jadi dia merantau sebagai budak di Mesir?”
            Aku terdiam. Hatiku menjerit saat mama memanggil Rizal dengan sebutan pelayan kampung. Aku menghela nafas sejenak untuk mencari rasa rileks.
            “Rizal jadi…” belum selesai aku menjawab, tetapi mamaku sudah memuntahkan ucapannya lagi.
            “Mama sudah tahu, pelayan kampung seperti dia pasti akan dengan senang hati menjadi budak di Mesir dengan iming – iming gaji yang cukup besar.” ucap mamaku sambil membetulkan kacamatanya yang turun dari hidungnya.
            “Rizal jadi berangkat ke Mesir, tetapi bukan sebagai budak. Dia melanjutkan studinya mengambil S2 Ilmu Hukum.
            “Hahaha, mana mungkin S2, SMA saja tidak lulus. Mayang, buka mata hatimu, banyak dokter yang berhasil dan dapat kamu jadikan suami yang baik kelak seperti papamu, jangan kau pilih budak kampungan seperti Rizal. Pikirkan baik – baik tentang ini.” Ungkap mamaku seraya meninggalkanku diruang kerja sendirian dan langsung menuju kamar tidurnya.
            Hatiku sedih bercampur kesal dan marah pada Mamaku. Mengapa ia begitu benci pada Rizal. Aku tak mengerti apa salah Rizal pada mamaku hingga ia membencinya. Hari makin larut, aku tak bisa tidur. Pikiranku melayang setinggi langit. Berfikir tentang coas ku, Papa, Mama, Rizal, dan diriku sendiri.
***

            Hari demi hari kulewati, akhirnya masa coas ku pun selesai. Tak lama setelah itu aku resmi denga predikat dokter umum. Mama dan papaku sangat bangga dengan prestasiku yang gemilang. Sungguh aku bersyukur kepada Tuhan karena aku dapat menyelesaikan studiku dengan baik.
            Dua tahun kemudian…
            Kini usiaku menginjak 24 tahun. Aku belum juga mendengar kabar dari Rizal di Mesir. Entah bagaimana kabarnya dia kini. Segalanya kupasrahkan pada Yang Kuasa. Keinginanku melanjutkan ke S2 makin berapi-api. Kuingin S2 di Mesir menyusul Rizal. Mungkinkah?
            Meita sahabatku kini menikah dengan seorang dokter. Dokter Bima namanya. Dia kakak kelasku. Wajah Meita bersinar cerah ketika aku datang ke acara resepsi pernikahannya. Dalam benakku berkata, kapan aku akan bersanding dengan Rizal seperti Meita dan Bima? Aku tak tahu apakah itu mungkin terjadi atau hanya goresan pena dalam pikiranku saja.
            Aku kini bekerja di Rumah sakit swasta didaerah Kelapa Gading. Penghasilanku cukup untuk membiayai kebutuhan hidupku. Papaku sebagai seorang ayah yang bijaksana, yang juga seorang dokter, berniat untuk menjodohkanku dengan seorang pengusaha kaya raya. Beliau berkata padaku dari hati ke hati.
            “Mayang anakku, kini usiamu menginjak 24 tahun, kau juga sudah bekerja dan menjadi dokter yang sukses. Sudahkah kau memiliki calon sebagai pendamping hidupmu Nak?”
            “Papa, aku bersyukur karena punya papa yang bijaksana sepertimu. Tentu papa tahu, Mayang sangat mencintai Rizal, meskipun kini Mayang tak tahu keberadaanya. Meski Rizal berasal dari keluarga yang sangat jauh berbeda dengan kita. Dan Rizal bukan seorang dokter handal seperti yang papa dan mama inginkan. Tapi Mayang yakin, kalau Rizal kini telah berhasil, bahkan lebih kawakan daripada Mayang kini.” tuturku pada Papa meyakinkan.
            “Rizal mungkin sudah menikah! Dia menikah dengan budak juga tentunya. Budak akan mendapatkan budak! Turuti saja apa kata Papamu, kelak kau akan bahagia Mayang.
            Hatiku teriris. Seperti tersayat-sayat. Tak ada berita dari Rizal semenjak ia pergi ke Mesir. Sedangkan kini aku akan dijodohkan dengan pengusaha yang tak aku kenal sebelumnya.
Tolong aku Tuhan. Tunjukkan keajaiban padaku.
***
            Akhirnya sampai juga pada tangga perjodohanku. Papa dan Mamaku membawaku duduk di meja ruang keluarga kami. Aku menunduk. Aku tak ingin melihat kearah lelaki yang akan menjadi suamiku. Aku tak berani. Hanya wajah Rizal yang membayangi pikiranku. Tapi kali ini aku pasrah. Kuikhlaskan segalanya pada orangtuaku. Tak berani berkata apalagi memandang kedepan. Aku hanya menatap kedua tanganku yang saling menggenggam.
            “Baiklah, ini putrid kami Mayang. Dia seorang dokter umum. Setelah menikah dengan Rauf, ia akan melanjutkan S2 kedokterannya di Mesir.” ujar Papaku pada keluarga Rauf.
            “Putri anda sangat cantik. Ini putera kami Rizal Abdul Rauf. Rauf telah menyelesaikan studi S2 nya di Mesir, dan kini menjadi pengusaha minyak di Kairo sekaligus pengacara di Iskandariyah.” Lanjut kedua orangtua Rauf.
            Aku memberanikan diri untuk menatap lelaki itu ketika kudengar nama “Rizal” terucap.
            “Ya Tuhan. Rizal? Kamu? Kamu Rauf yang akan menjadi suamiku kelak? Aku terkesima melihat seorang Rizal yang kucinta.
            “Iya Mayang. Aku Rizal yang mencintaimu dan kau cintai selama ini.” ungkap Rizal.
            “Apa maksudmu Rauf? Siapa kau sebenarnya?” Tanya Mamaku keras.
            “Saya Rizal Abdul Rauf, orang yang anak ummi cintai selama ini. Ummi mungkin belum pernah melihat saya sebelumnya, sehingga ummi tak mengenali pribadi saya. Saya hanyalah pelayan café di Kemang, yang pada waktu itu melayani makan siang Mayang.”
            Mamaku tersentak kaget sejadinya. Ia sama sekali tidak meyangka bahwa seorang pelayan café dapat sesukses ini, bahkan akan menjadi menantunya. Aku sangat berbahagia sekali. Dihadapanku ada Rizal, ya Rizal orang yang kucinta tanpa  kasta. Rizal yang menorehkan cinta buta dihatiku. Rizal yang kutunggu selama 3 tahun ini.
            “Rizal, maafkan ummi selama ini. Ummi telah salah sangka padamu. Ummi telah mencapmu sebagai pemuda budak. Sekarang semuanya ummi serahkan pada Mayang”. ucap mamaku yang terlihat sangat menyesal.
            “Mam,Pa, Mayang akan menerima perjodohan ini. Mayang sangat bahagia dengan keikhlasan hati menerima Rizal Abdul Rauf sebagai suami Mayang.”
            “Alhamdulillah Ya Rabbul Izzati. Insya Allah minggu depan kita adakan acara walimah[2] untuk putra dan putri kita.” ungkap Papaku.
            “Allahu Yubarik Fik.” teriak Ayahanda Rizal.
            Satu minggu kedepan akhirnya acara walimahan kami pun digelar. Aku resmi mejadi isteri bagi Rizal. Alhamdulillah. Ternyata cinta itu buta. Tetapi mata hati takkan pernah buta.
Sekian.


[1] Coas : Dokter Muda /Koas merupakan lompatan untuk menjadi seorang Dokter.
[2] Walimah: pesta pernikahan

Kamis, 24 Februari 2011

Menangis

Apa salahnya menangis, jika memang dengan menangis itu manusia menjadi sadar. Sadar akan kelemahan-kelemahan dirinya, saat tiada lagi yang sanggup menolongnya dari keterpurukan selain Allah Swt.



Kesadaran yang membawa manfaat dunia dan akhirat. Bukankah kondisi hati manusia tiada pernah stabil? Selalu berbolak balik menuruti keadaan yang dihadapinya. Ketika seseorang menghadapi kebahagiaan maka hatinya akan gembira dan saat dilanda musibah tidak sedikit orang yang putus asa bahkan berpaling dari kebenaran.

Sebagian orang menganggap menangis itu adalah hal yang hina, ia merupakan tanda lemahnya seseorang. Bangsa Yahudi selalu mengecam cengeng ketika anaknya menangis dan dikatakan tidak akan mampu melawan musuh-musuhnya.

Para orang tua di Jepang akan memarahi anaknya jika mereka menangis karena dianggap tidak tegar menghadapi hidup. Menangis adalah hal yang hanya dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai prinsip hidup.

Bagi seorang muslim yang mukmin, menangis merupakan buah kelembutan hati dan pertanda kepekaan jiwanya terhadap berbagai peristiwa yang menimpa dirinya maupun umatnya. Rasulullah Saw meneteskan air matanya ketika ditinggal mati oleh anaknya, Ibrahim.

Abu Bakar Ashshiddiq ra digelari oleh anaknya Aisyah ra sebagai Rojulun Bakiy (Orang yang selalu menangis). Beliau senantiasa menangis, dadanya bergolak manakala sholat dibelakang Rasulullah Saw karena mendengar ayat-ayat Allah.

Abdullah bin Umar suatu ketika melewati sebuah rumah yang di dalamnya ada sesorang sedang membaca Al Qur’an, ketika sampai pada ayat:
“Hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam”
(QS. Al Muthaffifin: 6).

Pada saat itu juga beliau diam berdiri tegak dan merasakan betapa dirinya seakan-akan sedang menghadap Robbnya, kemudian beliau menangis. Lihatlah betapa Rasulullah Saw dan para sahabatnya benar-benar memahami dan merasakan getaran-getaran keimanan dalam jiwa mereka. Lembutnya hati mengantarkan mereka kepada derajat hamba Allah yang peka.

Bukankah diantara tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan pada hari dimana tiada naungan kecuali naungan Allah adalah orang yang berdoa kepada Robbnya dalam kesendirian kemudian dia meneteskan air mata? Tentunya begitu sulit meneteskan air mata saat berdo’a sendirian jika hati seseorang tidak lembut.

Yang biasa dilakukan manusia dalam kesendiriannya justru maksiat. Bahkan tidak sedikit manusia yang bermaksiat saat sendiri di dalam kamarnya seorang mukmin sejati akan menangis dalam kesendirian dikala berdo’a kepada Tuhannya. Sadar betapa berat tugas hidup yang harus diembannya di dunia ini.

Di zaman ketika manusia lalai dalam gemerlap dunia, seorang mukmin akan senantiasa menjaga diri dan hatinya. Menjaga lembutan dan kepekaan jiwanya. Dia akan mudah meneteskan air mata demi melihat kehancuran umatnya. Kesedihannya begitu mendalam dan perhatian nya terhadap umat menjadikannya orang yang tanggap terhadap permasalahan umat.

Kita tidak akan melihat seorang mukmin bersenang-senang dan bersuka ria ketika tetangganya mengalami kesedihan, ditimpa berbagai ujian, cobaan, dan fitnah. Mukmin yang sesungguhnya akan dengan sigap membantu meringankan segala beban saudaranya. Ketika seorang mukmin tidak mampu menolong dengan tenaga ataupun harta, dia akan berdoa memohon kepada Tuhan semesta alam.Menangis merupakan sebuah bentuk pengakuan terhadap kebenaran.

“Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri) seraya berkata: “Ya Robb kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad)”.
(QS. Al Maidah: 83).

Ja’far bin Abdul Mutholib membacakan surat Maryam ayat ke-16 hingga 22 kepada seorang raja Nasrani yang bijak. Demi mendengar ayat-ayat Allah dibacakan, bercucuranlah air mata raja Habsyah itu.
Ia mengakui benarnya kisah Maryam dalam ayat tersebut, ia telah mengenal kebenaran itu dan hatinya yang lembut menyebabkan matanya sembab kemudian menangis. Raja yang rindu akan kebenaran benar-benar merasakannya.

Orang yang keras hatinya, akan sulit menangis saat dibacakan ayat-ayat Allah. Bahkan ketika datang teguran dari Allah sekalipun ia justru akan tertawa atau malah berpaling dari kebenaran. Sehebat apapun bentuk penghormatan seorang tokoh munafik Abdullah bin Ubay bin Salul kepada Rasulullah Saw, sedikit pun tidak berpengaruh pada hatinya. Ia tidak peduli ketika Allah Swt mengecam keadaan mereka di akhirat nanti,
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan neraka yang paling bawah. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan seorang penolongpun bagi mereka”.
(QS. An Nisa’: 145)

Barangkali di antara kita yang belum pernah menangis, maka menangislah disaat membaca Al Qur’an, menangislah ketika berdo’a di sepertiga malam terakhir, menangislah karena melihat kondisi umat yang terpuruk, atau tangisilah dirimu karena tidak bisa menangis ketika mendengar ayat-ayat Allah.
Semoga hal demikian dapat melembutkan hati dan menjadi penyejuk serta penyubur iman dalam dada. Ingatlah hari ketika manusia banyak menangis dan sedikit tertawa karena dosa-dosa yang diperbuatnya selama di dunia.

“Maka mereka sedikit tertawa dan banyak menangis, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan”.
(QS At Taubah: 82).
Dari berbagai sumber

Sabtu, 19 Februari 2011

Renungan, Jagalah Fikiran dan Hati *_*

Jagalah Fikiran dan hati kita
karna hati itu bagaikan mutiara
Berkilau dan memancarkan karisma
Pesonanya indah bagi siapa saja

berhati-hatilah dengan pandangan mata
Karna Ketajamannya ibarat busur panah
Selalu Menghujam relung jiwa yang lara
Senantiasa menggoyahkan iman siapa saja

Tatkala hati dan fikiran bersatu dalam jiwa
Kutatap masa depan dengan penuh suka cita
Ketika ketenangan merasuk dalam hati & jiwa
Kujalani roda kehidupan tanpa resah didada


Ingatlah bahwa hati adalah rahasia saffaat illahi
Ingatlah bahwa hati adalah lentera hidup duniawi
Bila kejernihan hati & fikiran jauh dimata
Rasa gelisah akan menghantui langkah kita

Jagalah kemurnian hati dengan bertasbih pada ilahi
Memuja dan berharap agar hidup yg kita lalui berarti
Mari bersama merenungkan makna hidup manusia didunia
Karna tiada yang lebih mulia selain amal salih yg ada

Puisi Islami revisi dari Puisi Menjaga Fikiran dan hati, Semoga di bulan Ramadhan kali ini, Semua Orang yang berpuasa bisa menjaga fikiran dan hatinya agar ibadah puasa lebih bermakna ..

By: Kang Robbi

Apa itu Ikhlas? Apa itu Ibadah?

Oleh: Fauzan Abu Fir

Kebanyakan orang beranggapan bahwa ikhlas adalah memberikan sesuatu, sedekah, infaq, zakat, dan lain-lain dengan tidak ada rasa keberatan pada hati. Saya nggak mengerti apakah hal ini benar atau salah. Saya cuma ingin membahasnya dari persepsi yang berbeda.

Beberapa minggu yang lalu, kalo tidak salah dua minggu yang lalu, saya menunaikan sholat jum’at di masjid Manarul Ilmi ITS. Saat saya mendengarkan ceramahnya saya menemukan sesuatu yang menarik. Sebuah persepsi yang berbeda dari definisi ikhlas dan ibadah.

Sang Penceramah bercerita tentang persepsi yang baru dari ikhlas. Ikhlas, menurutnya, adalah jika kita menyumbangkan sesuatu, sedangkan hati kita berat untuk melakukannya, namun tetap kita lakukan. Jika kita berinfaq di masjid Rp 1000, mungkin tidak masalah bagi kita, karena toh itu uang yang sedikit. Tapi bagaimana saat kita akan menyumbangkan Rp 100.000 kedalam kotak infaq masjid? Bukankah akan terbesit rasa ‘sayang nih uang gedhe’. Nah saat kita merasa seperti inilah keikhlasan kita benar-benar diuji. Apakah kita akan mengurungkan niat kita, atau akan tetap kita sumbangkan? Dan tantangannya tidak berakhir sampai disitu saja. Setelah uang kita sedekahkan pun, apakah kita akan terus memikirkan amal yang baru saja kita lakukan, atau akan terus kita pikirkan dan kita bayang-bayangkan?

Lalu sang penceramah bercerita tentang ibadah. Tentang hal-hal yang dilarang oleh Alloh kepada hambanya, adalah justru hal-hal yang disenangi manusia. Dan justru perintah-perintahNya adalah yang manusia malas untuk lakukan.

Contoh kongkritnya, adalah larangan untuk makan kekenyangan, padahal kecenderungan manusia adalah untuk makan sekenyang-kenyangnya. Larangan untuk berzina, padahal adalah kecenderungan manusia untuk melakukan sex bebas. Larangan untuk ghibah (ngrasani), padahal adalah kecenderungan wanita untuk melakukannya (hayo... ibu-ibu ngaku... :p)

Dalam hal perintah juga sama, siapa sih yang nggak berat untuk bangun jam 2 pagi, dingin-dingin, wudhu, trus sholat tahajjud? Siapa sih yang nggak berat untuk menyumbangkan seluruh hartanya untuk kepentingan kaum muslimin, seperti yang dilakukan oleh Abu Bakr Rodhiallohu Anhu? Siapa yang sama sekali nggak ada rasa berat dihati untuk sholat lima waktu di masjid (bagi laki-laki)? Siapa yang lebih suka hari-hari saat berpuasa dibandingkan dengan hari-hari berbuka (tidak berpuasa)?

Maka disinilah letak tingkat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh. Apakah kita hanya akan mau mengikuti perintah-perintah yang kita suka saja? Sementara perintah yang tidak kita suka kita tinggalkan. Apakah kita hanya akan meninggalkan larangan-larangan yang kita tidak sukai, sementara larangan yang kita sukai tetap kita lakukan?

Termasuk yang manakah kita? Apakah kita akan terus menutup mata dan tetap pada kebiasaan kita? Bukankah saat datang perintah Alloh seharusnya kita mengatakan,”sami’na wa atho’na” (kami dengar, dan kami taat).

Semoga sedikit wacana ini dapat mengisi sebagian kekosongan di hati kita. Jika ada benarnya, maka itu semua datangnya dari Alloh. Dan jika ada yang salah, maka itu datangnya dari iblis dan kebodohan saya. Dan sesungguhnya Alloh adalah Dzat yang Maha Suci dari kesalahan.

Kenapa Nasib Saya Jelek?

Oleh: Fauzan Abu Fir

Siapa diantara kita yang tidak menginginkan hidup bahagia di dunia ini? Tentu
tidak ada. Semua dari kita menginginkan hidup yang bahagia. Namun sadarkah kita, bahwa
apa yang kita dapatkan, apa yang kita lalui, apa yang kita hadapi, semuanya adalah
kehendak dari Alloh.

Pada kenyataannya, banyak orang yang tidak sadar bahwa apa yang ada pada dirinya,
apa yang akan terjadi pada dirinya, semuanya merupakan kehendak Alloh. Banyak orang
miskin yang minta diberi kekayaan. Banyak suami yang minta supaya istrinya menjadi istri
yang sholihah. Banyak orang tua yang ingin supaya anaknya menghormatinya. Banyak anak
yang menginginkan supaya orang tuanya paham tentang agama.

Mereka banyak yang belum menyadari akan adanya hikmah dibalik kemiskinan, istri
yang nusyuz, anak yang bandel, serta orang tua yang belum paham agama. Banyak yang belum
sadar bahwa, mungkin disitulah letak ujian baginya.

Ada sebuah keluarga yang dikaruniai ketentraman dalam kehidupan berumah tangga,
namun sekedar pas-pasan dalam urusan ekonomi. Ada sebuah keluarga yang dikaruniai
kelebihan dalam bidang perekonomian, namun keluarga yang berantakan. Ada keluarga yang
dikaruniai ketentraman dalam keluarga dan kelebihan dalam bidang ekonomi. Namun ada pula
yang sudah keluarganya berantakan, ekonomi pas-pasan pula.

Apa yang membedakan keempat contoh diatas? Padahal sang ayah adalah sosok yang
rajin beribadah, suka bekerja keras, dan pantang menyerah. Kenapa nasibnya berbeda-beda?

Semua ini dikarenakan Alloh mengetahui apa yang tidak hambanya ketahui. Apakah
kita dapat menjamin, setelah kita menjadi kaya, kita tetap akan beribadah dan beramal
sholeh? Bisa jadi kekayaan justru akan menjadi boomerang bagi kita, menjadi adzab bagi
kita. Siapa yang bisa menjamin bahwa jika kita memiliki keluarga yang tentram dan
harmonis, kita tidak lupa kepada Alloh?

Jadi ingatlah, apapun yang menimpa kita, apapun yang akan terjadi kepada kita,
itu semua adalah kehendak Alloh, Robbul ‘Alamin. Tapi jangan jadikan hal ini untuk
bermalas-malasan dan berdiam diri. Karena Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum
kecuali mereka merubah nasib mereka sendiri, dalam artian mereka berusaha.

Siapapun kita, pasti menginginkan untuk mempunyai harta yang banyak, istri yang
sholihah, anak yang menghormati orang tua, dan keluarga yang bahagia. Maka ke arah
sanalah kita harus berusaha. Jangan putus asa. Namun ingat, seperti apapun jadinya kita
nanti, semuanya adalah yang terbaik bagi kita. Dan Alloh adalah yang paling mengerti apa
yang terbaik bagi hambaNya.

Dan bukankah lebih baik jika disetiap doa kita, kita tambahkan, “ ya Alloh jika
hal ini yang terbaik bagiku maka mudahkanlah. Dan jika hal ini buruk bagiku, maka
jauhkanlah. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui.”

Ya Allah LURUSKANLAH URUSANKU

Oleh: Muslimah


Disebutkan dalam Musnad Imam Ahmad, dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
"Tidak akan lurus keimanan seorang hamba, sehingga lurus hatinya, dan tidak akan lurus hatinya, sehingga lurus lidahnya."

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjadikan syarat lurusnya iman dengan lurusnya hati, kemudian menjadikan syarat lurusnya hati dengan lurusnya lisan.

Dalam kitab Sunan at-Tirmidzi, disebutkan suatu riwayat dari Ibnu Umar r.a., Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
"Janganlah memperbanyak kata (bicara) selain dzikrullah, karena banyak bicara selain dzikrullah menjadikan hati keras. Dan orang yang terjauh dari Allah adalah yang berhati keras."

Umar bin Khaththab r.a. berkata, "Barangsiapa banyak bicaranya, maka banyak kesalahannya, dan orang yang banyak salahnya berarti banyak dosanya, sehingga nerakalah sebaik-baik tempat bagi mereka."

Di dalam salah satu hadits dari Mu'adz, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Maukah kamu jika saya katakan kepadamu tentang sendi dari semua kebaikan itu?" Aku (Mu'adz) menjawab, "Tentu, ya Rasulullah." Maka beliau menunjuk pada lidahnya, seraya berkata, "Jagalah ini!" Aku berkata, "Ya Nabi Allah, apakah kami akan memperoleh siksa akibat ucapan kami?" "Betapa celakanya engkau wahai Mu'adz, bukankah orang-orang yang tersungkur ke dalam neraka itu, melainkan hasil menabur fitnah melalui lidah-lidah mereka, akhirnya menuai siksa-Nya?" (HR Tirmidzi dan Hakim).

Makna dari hadits tersebut ialah, bahwa pada hakikatnya manusia hidup di dunia ini menaburkan benih-benih kebaikan dan keburukan yang ditimbulkan ucapannya. Barangsiapa menanam kebaikan, berupa ucapan dan perbuatan, iapun akan memanen kemuliaan, dan barangsiapa yang menanam kejelekan, maka ia pun memanen kekecewaan.

Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah menyebutkan:
"Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah melalui dua lubang; mulut dan farji (kemaluan)." (HR Tirmidzi dalam Al-Birru wash-Shilah)

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Uqbah bin 'Amir berkata kepada Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam, "Ya Rasulullah, apakah keselamatan itu?" Beliau menjawab: "Jagalah lidahmu, luaskanlah rumahmu, dan menangislah atas kesalahan dan dosa-dosamu." (HR Bukhari-Muslim)

Selanjutnya Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
"Barangsiapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku untuk menjaga sesuatu yang berada di antara kedua dagu (lisannya) dan kedua pahanya (kemaluannya), maka aku akan menjaminnya masuk surga." (HR Bukhari)

Dan sabda beliau dalam kedua kitab Shahih Bukhari-Muslim:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, maka hendaknya berkata yang baik atau diam." (HR Bukhari)

Dari Ummu Habibah, dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang bersabda:
"Semua ucapan manusia akan memberatinya, tidak meringankan baginya, kecuali amar ma'ruf nahi munkar dan dzikrullah Subhanahu wa Ta'Ala." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Abdullah bin Mas'ud berkata, "Demi Allah, yang tiada tuhan selain Dia, tidak ada sesuatu yang paling penting untuk dikunci selama-lamanya selain lisanku ini." Beliau pun pernah berkata, "Wahai lisanku, katakan yang baik, engkau akan beruntung. Jangan berkata buruk, engkau akan selamat. Ingatlah dan perhatikan itu, sebelum engkau menyesal."

Sementara Ibnu Abbas r.a. berkata, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah, "Sesungguhnya telah sampai keterangan kepadaku, bahwa tiada satu anggota tubuh yang lebih memberati manusia di hari Kiamat, selain lidahnya. Kecuali bagi orang yang menggunakannya untuk mengatakan yang hak atau mengajarkan yang baik."

Imam Hasan al-Bashri berkata, "Belum memahami agama, orang yang tidak menjaga lisannya."

Bahaya terkecil yang ditimbulkan lidah adalah berkata-kata tentang sesuatu yang tidak bermanfaat (sia-sia) sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, "Diantara kebaikan agama (Islam) dari seseorang ialah apabila ia mau meninggalkan apa yang tidak berguna baginya." (HR Tirmidzi dan Ahmad).

Dari Abu 'Ubaidah meriwayatkan, bahwa Hasan al-Bashri berkata, "Di antara penyebab berpalingnya Allah dari hamba-Nya yaitu, jika hamba-Nya suka menyibukkan diri dengan sesuatu yang sia-sia baginya; sebagai penghinaan Allah terhadapnya."

Itulah bahaya lisan yang teringan. Bisa kita bayangkan alangkah berbahayanya ghibah, adu domba, ucapan batil dan keji, dusta, berbantah-bantahan yang mengandung permusuhan, penghinaan, makian dan sebagainya. Semoga Allah menolong kita.

Ya Allah, luruskanlah lisanku.....
luruskanlah lisanku....
luruskanlah lisanku..... amien.



-taken from http://muslimahsholehah.blogspot.com/2004_07_01_muslimahsholehah_archive. html#109028595235625153-

Pemuda Yang Bertaubat dengan Taubat Sejati

Oleh: Kontributor Special

Imam Malik bin Dinar mengajari kita dalam bagian ini tentang seorang pemuda kecil di waktu haji, dengan bertutur, ‘Ketika kami mengerjakan ibadah haji, kami mengucapkan talbiyah dan berdo’a kepada Allah Subhanallohu wa Ta’ala, tiba-tiba aku melihat seorang pemuda yang masih sangat muda usianya memakai pakaian ihram menyendiri di tempat penyendiriannya tidak mengucap talbiyah dan tidak berdzikir mengingat Allah Subhanallohu wa Ta’ala seperti orang-orang lainnya. Aku mendatanginya dan bertanya mengapa dia tidak mengucap talbiyah?

Kemudian dia menjawab,’Apakah talbiyah mencukupi bagiku, sedangkan aku sudah berbuat dosa dengan terang-terangan. Demi Allah! Aku khawatir bila aku mengatakan “labbaik” maka malaikat menjawab padaku,’tiada labbaik dan tiada kebahagian bagimu’. Lalu aku pulang dengan membawa dosa besar’.

Aku berkata kepadanya,’Sesungguhnya kamu memanggil Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’.

Dia pun bertanya,’Apakah kamu menyuruhku untuk mengucap talbiyah?’

Aku menjawab,’Ya’

Kemudian dia berbaring di atas tanah, meletakkan salah satu pipinya ke tanah, mengambil batu dan meletakkannya ke pipi yang lain dan mencucurkan air matanya, seraya berucap, ‘labbaik allohumma labbaik’ Sungguh telah kutundukkan diriku kepadaMU, badan telah kuhempaskan di hadapanMU’.

Lalu aku melihatnya lagi di Mina dalam keadaan menangis, dia berkata,’Ya Allah Subhanallohu wa Ta’ala Sesungguhnya orang-orang telah menyembelih kurban dan mendekatkan diri kepadaMU, sedangkan aku tidak punya sesuatu yang bisa kugunakan untuk mendekatkan diri kepadaMU kecuali diriku sendiri, maka terimalah pengorbanan dariku’.

Kemudian dia pingsan dan tersungkur mati. Aku pun memohon kepada Allah Subhanallohu wa Ta’ala agar Dia berkenan menerimanya.

(Dikutip dari: Asybaluna Al-‘Ulama, Oleh Muhammad Shulthon)

Air Putih itu Penting , Baik , Murah dan Bermanfaat loh

Sejak pertama kali mempelajari biologi, anda pasti mengatahui bahwa 80 persen tubuh manusia terdiri dari air. Bahkan ada dua bagian tubuh manusia yang memiliki kadar air di atas 80 persen dimana keduanya memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, yaitu Otak dan Darah. Otak memiliki komponen air sebanyak 90 persen, sementara darah memiliki komponen air 95 persen.

Untuk menjaga kesehatannya, manusia normal wajib mengkonsumsi air putih minimal 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Namun ukuran ini tidak berlaku pada anda yang hobby merokok, sebaliknya anda harus mengkonsumsi air putih lebih dari 2 liter perhari. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh, misalnya air seni, keringat, pernapasan dan sekresi.

Setelah anda mengetahui berapa banyak air yang wajib kita konsumsi perharinya, marilah kita bayangkan apa jadinya bila anda melanggar aturan tersebut atau dalam bahasa sederhananya, anda minum kurang dari 2 liter air putih perhari. Jawabnya yaitu, tubuh akan menyeimbangkan diri.

Tubuh akan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dimulai dari komponen yang paling dekat, darah. Lantaran air dalam darah disedot untuk keperluan tubuh, maka darah akan menjadi kental sehingga perjalanannya ke seluruh tubuh menjadi kurang lancar.

Pada proses ini, ginjal akan sangat menderita. Dalam menjalankan tugasnya menyaring racun dari darah, ia akan mengalami kesulitan saat harus menyaring darah yang kental. Tak jarang darah ini akan menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Jika anda tetap 'cuek' dan tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kebocoran ini, saya sarankan untuk menyiapkan Rp400.000 rupiah seminggu. Untuk apa? tentu saja untuk cuci darah.

Manfaat dari minum air putih:

1. Memperlancar Sistem Pencernaan
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

2. Air Putih Membantu Memperlambat Tumbuhnya Zat-Zat Penyebab Kanker.
plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Perawatan Kecantikan
Bila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh pun harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari.

4. Untuk Kesuburan
Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.
Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus.

Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…

5. Menyehatkan Jantung
Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.

6. Sebagai Obat Stroke
Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan.

Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Efek Relaksasi
Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.


8.Air Putih Untuk Kecantikan
Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika memilik shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Konon, shower juga menghasilkan ion negatif.

9. Menguruskan Badan
Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.

10. Tubuh Lebih Bugar
Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

11. Penyeimbang tubuh
Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 - 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 - 90% bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari. (frm/net)

Nah , sudah tahu dong manfaat air putih itu? Ternyata untuk sehat itu murah kan...
Ayo perbanyak konsumsi air putih jangan yang lain.


Sumber: Kompas

Fakta Unik Dari Bahasa Inggris ^_^

Apakah Anda berpikir Anda tahu banyak mengenai bahasa Inggris? Simaklah sejumlah fakta menarik mengenai bahasa Inggris berikut:

* ‘Stewardesses’ adalah kata terpanjang yang dapat diketik di keyboard hanya dengan menggunakan tangan kiri Anda. Sedangkan untuk tangan kanan, ‘lollipop’ adalah yang terpanjang.

* Tidak ada kata dalam bahasa Inggris yang bersajak/berima dengan ‘month’, ‘orange’, ‘silver’, ‘purple’, ‘angst’ and ‘scalp’.

* ‘Dreamt’ adalah satu-satunya kata bahasa Inggris yang berakhir dengan huruf ‘mt’.

* Kalimat ‘The quick brown fox jumps over the lazy dog’ menggunakan setiap huruf yang ada dalam abjad.

* Kata ‘racecar’, ‘kayak’ dan ‘level’ dapat dibaca bolak-balik dari kiri ke kanan ataupun dari kanan ke kiri.

* Hanya ada empat kata dalam bahasa Inggris yang berakhir dengan suku kata ‘dous’, yaitu: ‘tremendous’, ‘horrendous’, ‘stupendous’ dan ‘hazardous’.

* Ada dua kata dalam bahasa Inggris yang menggunakan kelima huruf hidup secara berurutan (a, e, i, o, u), yaitu: ‘abstemious’ dan ‘facetious’.

* ‘Typewriter’ adalah kata terpanjang yang dapat diketik menggunakan huruf-huruf yang terdapat pada satu baris tombol keyboard (baris QWERTY).

* Huruf yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris adalah huruf ‘e’. Ini merupakan fakta baik dalam penggunaan bahasa Inggris secara umum, dalam karya fiksi dan non-fiksi, jurnalisme, kitab suci dan bahkan kode Morse!

* Untuk huruf konsonan, huruf yang paling sering dipakai adalah huruf ‘t’.

* Huruf yang paling sedikit digunakan dalam bahasa Inggris adalah ‘q’ – bukan ‘z’.

* Lima huruf yang paling sering muncul sebagai huruf pertama dalam kata bahasa Inggris – secara berurutan – adalah ‘t’, ‘o’, ‘a’, ‘w’ dan ‘b’.

* Hampir setengah dari seluruh kata bahasa Inggris diakhiri oleh huruf ‘e’, ‘t’, ‘d’ dan ‘s’.

* ‘The’ adalah kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Bila Anda tidak percaya, cobalah berbicara dalam bahasa Inggris standar yang benar selama 5 menit tanpa menggunakan kata ‘the’.

Artikel ini merupakan kontribusi dari EF English First

How To Say I LOVE YOU

A
Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumen

B
Bambara - M'bi fe
Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bisaya - Nahigugma ako kanimo
Bulgarian - Obicham te

C
Cambodian - Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a
Catalan - T'estimo
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda
Corsican - Ti tengu caru (to male)
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te

D
Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou

E
English - I love you
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki'

F
Faroese - Eg elski teg
Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t'aime, Je t'adore

G
Gaelic - Ta gra agam ort
Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich
Greek - S'agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo

H
Hiligaynon - Palangga ko ikaw
Hawaiian - Aloha wau ia oi
Hebrew - Ani ohev otah (to female)
Hebrew - Ani ohev et otha (to male)
Hiligaynon - Guina higugma ko ikawa
Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong - Kuv hlub koj
Hopi - Nu' umi unangwa'ta
Hungarian - Szeretlek

I
Icelandic - Eg elska tig
Ilonggo - Palangga ko ikaw
Indonesian - Saya cinta padamu
Inuit - Negligevapse
Irish - Taim i' ngra leat
Italian - Ti amo

J
Japanese - Aishiteru

K
Kannada - Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korean - Sarang Heyo

L
Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu

M
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik

N
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh'ni
Norwegian - Jeg Elsker Deg

P
Pandacan - Syota na kita!!
Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo

R
Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu

S
Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort
Serbian - Volim te
Setswana - Ke a go rata
Sign Language - ,\,,/ (represents position of
fingers when signing 'I Love You')
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan
Sioux - Techihhila
Slovak - Lu'bim ta
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swahili - Ninapenda wewe
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di

T
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum

U
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo

V
Vietnamese - Anh ye^u em (to female)
Vietnamese - Em ye^u anh (to male)

W
Welsh - 'Rwy'n dy garu

Y
Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe

Kata bijak Buat Anda yang lagi Jatuh Cinta

Binggung cara mengungkapi perasaan ke pasangan anda. Mungkin salah satu quotes di bawah ini bisa anda pake saat menyatakan perasaan ke doi. Ungkapinnya di saat-saat yang romantis yah biar tambah ampuh ini mantra. Cocok di ungkapin ke cewek maupun cowok.

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)
Tags:

Kumpulan Ucapan Ulang Tahun dalam Berbagai Bahasa

Ulang Tahun adalah salah satu hal yang selalu dialami oleh seseorang setiap tahunnya (kecuali orang yang lahir pada tanggal 29 Februari) ini sih ulang tahunnya 4 tahun sekali. Pada saat moment ulang tahun biasanya yang paling ditunggu-tunggu oleh seseorang yang sedang berulang tahun tersebut selain kado adalah ucapan selamat ulang tahun.

Namun ucapan ulang tahun yang bagaimana hendaknya yang kamu nyatakan buat mengucapkan selamat ulang tahun kepada seseorang yang sedang merayakan ulang tahun tersebut?
Berikut adalah beberapa ucapan selamat ulang tahun dalam berbagai bahasa di dunia:
Afrikaans : Veels geluk met jou verjaarsdag!
Albanian : Urime ditelindjen!
Alsatian : Gueter geburtsdaa!
Amharic : Melkam lidet!
Arabic : Eid milaad saeed! or Kul sana wa inta/i tayeb/a! (masculine/feminine)
Armenian :Taredartzet shnorhavor! or Tsenund shnorhavor!
Assyrian : Eida D’moladukh Hawee Brikha!
Austrian-Viennese : Ois guade winsch i dia zum Gbuadsdog!
Aymara (Bolivia) : Suma Urupnaya Cchuru Uromankja!
Azerbaijani : Ad gununuz mubarek! for people older than you Ad gunun mubarek! for people younger than you
Basque : Zorionak!
Belauan-Micronesian : Ungil el cherellem!
Bengali (Bangladesh/India) : Shuvo Jonmodin!
Bicol (Philippines) : Maogmang Pagkamundag!
Bislama (Vanuatu) : Hapi betde! or Yumi selebretem de blong bon blong yu!
Brazil : ParabŽns a voc?! ,
ParabŽns a voc?, nesta data querida muitas felicidades e muitos anos de vida.
Breton : Deiz-ha-bloaz laouen deoc’h!
Bulgarian : Chestit Rojden Den!
Cambodian : Som owie nek mein aryouk yrinyu!
Catalan : Per molts anys! or Bon aniversari! or Moltes Felicitats!
Chamorro : Biba Kumplianos!
Chinese-Cantonese : Sun Yat Fai Lok!
Chinese Fuzhou : San Ni Kuai Lo!
Chiness-Hakka : Sang Ngit Fai Lok!
Chinese-Mandarin : qu ni sheng er kuai le
Chinese-Shanghaiese : San ruit kua lok!
Chinese-Tiociu : Se Jit khuai lak!
Chronia Polla : NA ZHSHS
Croatian : Sretan Rodendan!
Czech : Vsechno nejlepsi k Tvym narozeninam!!
Danish : Tillykke med fodselsdagen!
Dutch-Antwerps : Ne gelukkege verjoardach!
Dutch-Bilzers : Ne geleukkege verjoardoag!
Dutch-Drents : Fellisiteert!
Dutch-Flemish : Gelukkige verjaardag! or Prettige verjaardag!
Dutch-Frisian : Fan herte lokwinske!
Dutch-Limburgs : Proficiat! or Perfisia!
Dutch-Spouwers : Ne geleukkege verjeurdoag!
Dutch-Twents : Gefeliciteard met oen’n verjoardag!
Dutch : Hartelijk gefeliciteerd! or Van harte gefeliciteerd met je verjaardag!
English : Happy Birthday!
Esperanto : Felichan Naskightagon!
Estonian : Palju onne sunnipaevaks!
Euskera : Zorionak zure urtebetetze egunean!
Faroes ( Faroe island ) : Tillukku vid fodingardegnum!
Farsi : Tavalodet Mobarak!
Finnish : Hyvaa syntymapaivaa!
French (Canada) : Bonne Fete!
French : Joyeux Anniversaire!
Frisian : Lokkiche jierdei!
Gaelic (Irish) : L‡ breithe mhaith agat!
Gaelic (Scottish) : Co` latha breith sona dhuibh!
Galician (Spain) : Ledicia no teu cumpreanos!
Georgian : Gilotcav dabadebis dges!
German-Badisch : Allis Guedi zu dim Fescht!
German-Bavarian : Ois Guade zu Deim Geburdstog!
German-Berlinisch : Allet Jute ooch zum Jeburtstach! or Ick wuensch da allet Jute zum Jeburtstach!
German-Bernese : Es Muentschi zum Geburri!
German-Camelottisch : Ewllews Gewtew zewm Gewbewrtstewg. Mew!
German-Frankonian : Allmecht! Iich wuensch Dir aan guuadn Gebuardsdooch!
German-Lichtenstein : Haerzliche Glueckwuensche zum Geburtstag!
German-Moselfraenkisch : Haezzlische Glickwunsch zem Gebordsdach!
German-Plattdeutsch : Ick wuensch Di allns Gode ton Geburtsdach!
German-Rhoihessisch :Ich gratelier Dir aach zum Geburtstag!
German-Ruhr : Allet Gute zum Gebuatstach!
German-Saarlaendisch : Alles Gudde for dei Gebordsdaach!
German-Saechsisch : Herzlischen Gliggwunsch zum Geburdsdaach!
German-Schwaebisch : Aelles Guade zom Gebordzdag!
German-Wienerisch : Ois Guade zum Geburdsdog!
German : Alles Gute zum Geburtstag!
Greek : Eytyxismena Genethlia! or Chronia Pola!
Greenlandic : Inuuinni pilluarit!
Gronings (Netherlands): Fielsteerd mit joen verjoardag!
Gujarati (India) : Janma Divas Mubarak!
Gujrati (Pakistan) : Saal Mubarak!
Guarani (Paraguay Indian)] : Vy-Apave Nde Arambotyre!
Hawaiian : Hau`oli la hanau!
Hebrew : Yom Huledet Same’ach!
Hiligaynon (Philippines) : Masadya gid nga adlaw sa imo pagkatawo!
Hindi (India) : Janam Din ki badhai! or Janam Din ki shubkamnaayein!
Hungarian : Boldog szuletesnapot! or Isten eltessen!
Icelandic : Til hamingju med afmaelisdaginn!
Indonesian : Selamat Ulang Tahun!
Irish-gaelic : La-breithe mhaith agat! or Co` latha breith sona dhut! Or Breithla Shona Dhuit!
Italian : Buon Compleanno!
Italian (Piedmont) : Bun Cumpleani!
Italian (Romagna) :At faz tent avguri ad bon cumplean!
Japanese : Otanjou-bi Omedetou Gozaimasu! Javaans-Indonesia : Slamet Ulang Taunmoe!
Jerriais : Bouon Anniversaithe!
Kannada (India) : Huttida Habba Subashayagalu!
Kapangpangan (Philippines) : Mayap a Kebaitan
Kashmiri (India) : Voharvod Mubarak Chuy!
Kazakh (Kazakstan) : Tughan kuninmen!
Klingon : Quchjaj qoSlIj!
Korean : Saeng il chuk ha ham ni da!
Kurdish : Rojbun a te piroz be!
Kyrgyz : Tulgan kunum menen!
Latin : Fortuna dies natalis!
Latvian : Daudz laimes dzimsanas diena!
Lithuanian : Sveikinu su gimtadieniu! or Geriausi linkejimaigimtadienio progal
Luganda : Nkwagaliza amazalibwa go amalungi!
Luxembourgeois : Vill Gleck fir daei Geburtsdaag!
Macedonian : Sreken roden den!
Malayalam (India) : Pirannal Aasamsakal! or Janmadinasamsakal!
Malaysian : Selamat Hari Jadi!
Maltese : Nifrahlek ghal gheluq sninek!
Maori : Kia huritau ki a koe!
Marathi(India) : Wadhdiwasachya Shubhechha!
Mauritian Kreol : mo swet u en bonlaniverser!
Mbula (Umboi Island, Papua New Guinea) : Leleng ambai pa mbeng ku taipet i!
Mongolian : Torson odriin mend hurgee!
Navajo : bil hoozho bi’dizhchi-neeji’ ‘aneilkaah!
Niederdeutsch (North Germany) : Ick gratuleer di scheun!
Nepali : Janma dhin ko Subha kamana!
Norwegian : Gratulerer med dagen!
Oriya (India) : Janmadina Abhinandan!
Papiamento (lower Dutch Antilles) : Masha Pabien I hopi aña mas!
Pashto (Afganistan) : Padayish rawaz day unbaraksha!
Persian : Tavalodet Mobarak!
Pinoy (Philippines) : Maligayang kaarawan sa iyo!
Polish : Wszystkiego Najlepszego! or Wszystkiego najlepszego zokazji urodzin! wszystkiego najlepszego z okazji urodzin
Portuguese (Brazil) : Parabens pelo seu aniversario! or Parabenspara voce! or Parabens e muitas felicidades!
Portuguese : Feliz Aniversario! or Parabens!
Punjabi (India) : Janam din diyan wadhayian!
Rajasthani (India) : Janam ghaanth ri badhai, khoob jeeyo!
Romanian : La Multi Ani!
Rosarino Basico (Argentina) : Feneligiz Cunumplegeanagonos!
Russian : S dniom razhdjenia! or Pazdravliayu s dniom razhdjenia!
Sami/Lappish : Lihkos Riegadanbeaivvis!
Samoan Manuia lou aso fanau!
Sanskrit (India) : Ravihi janmadinam aacharati!
Sardinian (Italy) : Achent’annos! Achent’annos!
Schwyzerduetsch (Swiss German) : Vill Glück zum Geburri!
Serbian : Srecan Rodjendan!
Slovak : Vsetko najlepsie k narodeninam!
Slovene : Vse najboljse za rojstni dan!
Sotho : Masego motsatsing la psalo!
Spanish : Feliz Cumplea–os!
Sri Lankan : Suba Upan dinayak vewa!
Sundanese : Wilujeng Tepang Taun!
Surinamese : Mi fresteri ju!
Swahili : Hongera! or Heri ya Siku kuu!
Swedish : Grattis pŒ fšdelsedagen
Syriac : Tahnyotho or brigo!
Tagalog (Philippines) : Maligayang Bati Sa Iyong Kaarawan!
Taiwanese : San leaz quiet lo!
Tamil (India) : Piranda naal vaazhthukkal!
Telugu (India) : Janmadina subha kankshalu!
Telugu : Puttina Roju Shubakanksalu!
Thai : Suk San Wan Keut!
Tibetan : Droonkher Tashi Delek!
Tulu(Karnataka – India) : Putudina dina saukhya!
Turkish : Dogum gunun kutlu olsun!
Ukrainian : Mnohiya lita! or Z dnem narodjennia!
Urdu (India) : Janam Din Mubarak
Urdu (Pakistan) : Saalgirah Mubarak!
Vietnamese : Chuc Mung Sinh Nhat!
Visayan (Philippines) : Malipayong adlaw nga natawhan!
Welsh : Penblwydd Hapus i Chi!
Xhosa (South Afican) : Imini emandi kuwe!
Yiddish : A Freilekhn Gebortstog!
Yoruba (Nigeria) : Eku Ojobi!
Zulu (South Afican) : Ilanga elimndandi kuwe!